Tingkatkan Ketangguhan Keluarga Terhadap Bencana, YPI-CRS Bagi Ribuan Poster

Tingkatkan Ketangguhan Keluarga Terhadap Bencana, YPI-CRS Bagi Ribuan Poster

Faktor yang paling menentukan adalah penguasaan pengetahuan yang dimiliki oleh “diri sendiri” untuk menyelamatkan dirinya dari ancaman risiko bencana. Hal ini diperoleh dari upaya peningkatan kapasitas individu dan keluarga dan upaya penyelamatan dalam situasi bencana, demikan disampaikan Koordinator Proram Yayasan Pusaka Indonesia(YPI)-CRS saat pendistribusian poster kesiap siagaan bencana

Hari Anak Nasional 2020, Selamatkan  Anak  di Tengah Pandemi Covid-19

Hari Anak Nasional 2020, Selamatkan  Anak  di Tengah Pandemi Covid-19

Sebagai generasi penerus bangsa, anak tidak bisa dipisahkan dari maju atau mundurnya suatu bangsa, karena anak akan menjadi pemimpin negeri ini di masa yang akan datang.

Hari Anak Nasional (HAN) yang diperingati setiap tanggal 23 Juli, terasa sangat berbeda pada tahun ini dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dikarenakan Pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

YPI Gelar Workshop Pembelajaran Pemulihan Mata Pencaharian dan Pengurangan Resiko Bencana

YPI Gelar Workshop Pembelajaran Pemulihan Mata Pencaharian dan Pengurangan Resiko Bencana

Yayasan Pusaka Indonesia (YPI) bersama dengan Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) Kabupaten Sigi, propinsi Sulawesi Tengah menggelar workshop Pembelajaran Program Pemulihan Mata Pencaharian dan Peningkatan Kapasitas Kesiapsiagaan Bencana Bagi Masyarakat, di Gedung pertemuan Café Dekalbu, Sigi, Sulawesi Tengah (29/6), dihadiri dari kalangan NGO, Jurnalis, perwakilan kelompok tani, PRB dan Instansi pemerintah terkait.

YPI, Desa Marena Hidup Harmoni Bersama Ancaman

YPI, Desa Marena Hidup Harmoni Bersama Ancaman

Pusaka Indonesia – CRS mendorong implementasi penguatan kapasitas masyarakat melalui program Pengurangan risiko bencana yang di pimpin oleh komunitas atau CLDRM (Comunitas Leed Disaster Risk Management), agar masyarakat dapat menjadi masyarakat yang tangguh dalam menghadapi situasi bencana. Melalui berbagai rangkaian program yang dilakukan di 5 desa di kecamatan Kulawi yakni Desa Toro, Marena, Poleroa Makuhi, Lonca dan Mataue.
Program pengurangan risiko bencana (PRB)