Buku Panduan ” Manajemen Resiko Bencana “

Buku Panduan ” Manajemen Resiko Bencana “

DiRiReCS (Disaster Risk Resilience in Centra Sulawesi ) adalah program dukungan pembangunan ketangguhan bencana yang didanai Swiss Solidarity, Solidar Suisse dan Caritas Swirzerland, dengan mitra pelaksananya Yayasan Pusaka Indonesia (YPI).

Program ini dilaksanakan di kabupaten Sigi dan Donggala, propinsi Sulawesi Tengah, dengan tujuan meningkatkan ketangguhan masyarakat desa menghadapi bencana, sehingga dapat meminimalisir dampak yang ditimbulkan akibat bencana. Masyarakat lah yang akan bertindak sebagai subjek, bukan objek, dalam kesiapsiagaan menghadapi bencana.

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Program Livelihood dan PRB

Pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi Program Livelihood dan PRB

Saat ini Yayasan Pusaka Indonesia (YPI)-Caritas Swiss menjalankan program fase kedua untuk Pemulihan Sumber Mata Pencaharian (Livelihood) dan Peningkatan Kapasitas Pengurangan Resiko Bencana (PRB) Masyarakat Terdampak Bencana. Program ini adalah lanjutan dari program fase pertama, di 4 desa Jono, Sambo, Wisolo, dan Baluase Kecamatan Dolo Selatan Kabupaten Sigi. Program fase kedua ini lebih menitikberatkan untuk membangun “Peningkatan Ketahanan Sumber Mata Pencaharian Berkelanjutan” dengan waktu pelaksanaan dari Agustus 2020 sampai Oktober 2021 (Lima belas bulan).     

Tingkatkan Ketangguhan Keluarga Terhadap Bencana, YPI-CRS Bagi Ribuan Poster

Tingkatkan Ketangguhan Keluarga Terhadap Bencana, YPI-CRS Bagi Ribuan Poster

Faktor yang paling menentukan adalah penguasaan pengetahuan yang dimiliki oleh “diri sendiri” untuk menyelamatkan dirinya dari ancaman risiko bencana. Hal ini diperoleh dari upaya peningkatan kapasitas individu dan keluarga dan upaya penyelamatan dalam situasi bencana, demikan disampaikan Koordinator Proram Yayasan Pusaka Indonesia(YPI)-CRS saat pendistribusian poster kesiap siagaan bencana